Perkembangan secara sinonim untuk kata pacar (inai), kata ini

Perkembangan
dunia fashion dan kecantikan memang
tidak pernah lepas dari ruang lingkup wanita. Seiring berjalannya waktu, fashion dan kecantikan pun mengalami
perkembangan, berbagai macam inovasi hadir dan mengalami perubahan waktu demi
waktu. Fashion kecantikan menjadi salah satu cara wanita dalam menujukan
identitas dirinya, contohnya saja mungkin dalam style berpakaian, gaya rambut, hingga riasan wajah, dan salah satu
penunjang penampilan wanita sebagai identitas dirinya adalah aksesoris.

Salah satu aksesoris kecantikan
yang banyak disukai wanita adalah nail art.Nail art adalah seni melukis dengan kuku sebagai medianya,
cat yang biasa digunakan merupakan cat khusus untuk kuku. Dalam
pemakaiannya, kini nail art memiliki berbagai macam teknik dengan berbagai
macam pula tingkat kesulitannya. Terdapat beragam bentuknya, mulai dari 2D
hingga 3D dan memberikan berbagai kesan yang berbeda pula. Kini pemakaian nail
art sendiri telah berkembang dari aksesoris biasa menjadi salah satu
alternatif penunjang penampilan yang banyak dipakai oleh wanita. Manfaat yang
didapatkan dari nail art sendiri
bukan hanya sebagai pelengkap kecantikan, namun juga sebagai bentuk ekspresi
diri seorang wanita masa kini agar tambil modis, tampak modern, dan menarik
perhatian.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

 

A.  
Sejarah dan Perkembangan  Nail Art

 

 

Pada awal mulanya, nail art biasa digunakan oleh
perempuan sosialita di Prancis sebagai penanda bahwa terdapat adanya perbedaan
kelas dalam lingkup sosial pada saat itu. Namun asal-usul nail art sendiri
awalnya merupakan sebuah  tradisi yang
dapat kita temukan pada masyarakt India, yakni pemakaian henna pada perempuan. Penggunaan
henna ditelusuri dari istilah mahendi, digunakan secara sinonim untuk kata
pacar (inai), kata ini berasal dari bahasa sansekerta mahendika.

Henna sendiri meupakan cara perempuan India dalam
menghias jari-jari mereka dengan cara mencelupkan setengah dari ujung jari
dengan sebuah cairan berwarna merah gelap.  Cairan cat ini terbentuk dari campuran gelatin,
sayuran kering, dan juga putih telur. Kemudian dikembangkan di China dengan
pemakaian cat yang berbeda, perempuan China menggunakan material alam yakni
bunga mawar dan anggrek sebagai bahan utama catnya. Pembuatannya sendiri yakni
dengan cara dihaluskan kemudian diletakan dipermukaan kuku, prosesnya sendiri
dapat memakan waktu hingga semalaman jika ingin mendapatkan hasil yang
sempurna.

Kemudian perusahaan Revlon di Prancis memberikan
perubahan signifikan pada perkembangan nail art, dimana mulai memakai warna
emas dan silver sebagai warna utama untuk para bangsawan dalam menunjukan
adanya perbedaan kelas sosial serta kedudukan pada saa itu.

x

Hi!
I'm Dianna!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out